Upacara bendera 17-an merupakan momen penting yang selalu ditunggu-tunggu setiap bulan. Di tengah tantangan yang dihadapi bangsa seperti peredaran narkoba yang semakin marak, komitmen TNI untuk menjaga ketertiban dan keamanan patut diapresiasi. Dalam upacara yang dipimpin oleh Dandim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro, pada Selasa, 17 Maret 2026, di lapangan Makodim 0204/DS Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, ini, diharapkan bukan hanya sebagai seremonial semata, tetapi juga sebagai pengingat akan tanggung jawab bersama untuk menjaga bangsa.
Partisipasi dalam Upacara
Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh prajurit TNI beserta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodim 0204/DS. Kapten Inf Poniman, yang menjabat sebagai Danramil 03/Sibolangit, ditunjuk sebagai komandan upacara dalam kegiatan tersebut. Kehadiran semua elemen ini mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan baik.
Pentingnya Profesionalisme dan Loyalitas
Dalam amanatnya, Letkol Arh Agung Pujiantoro menekankan pentingnya menjaga sikap profesional dan loyal di kalangan prajurit maupun ASN. Disiplin menjadi fondasi utama yang harus dijunjung tinggi untuk mencapai tujuan bersama. Pesan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh peserta upacara tentang tanggung jawab mereka sebagai bagian dari TNI.
“Prajurit diharapkan tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi teladan di masyarakat. Kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ungkapnya dengan tegas.
Menjaga Netralitas dan Keimanan
Letkol Arh Agung Pujiantoro juga mengingatkan pentingnya untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini menjadi landasan moral bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas. Selain itu, menjaga netralitas TNI juga menjadi fokus utama, agar tidak terlibat dalam konflik politik yang dapat merugikan diri sendiri, satuan, maupun institusi TNI secara keseluruhan.
Pelanggaran yang Harus Dihindari
Dalam konteks ini, Dandim mengingatkan agar seluruh personel menjauhi segala bentuk pelanggaran. Pelanggaran tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga mencoreng nama baik institusi. Oleh karena itu, penting bagi semua untuk selalu mengingat kode etik dan peraturan yang berlaku.
- Menjaga integritas sebagai prajurit
- Selalu berpegang pada nilai-nilai TNI
- Menjauhkan diri dari tindakan negatif
- Meningkatkan kerjasama dengan masyarakat
- Berkomitmen pada tugas dan tanggung jawab
Pemberian Piagam Penghargaan
Setelah upacara selesai, Dandim 0204/DS memberikan penghargaan dalam bentuk piagam kepada personel dan Unit Intel yang berhasil mengungkap kasus narkoba. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam memberantas peredaran narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
“Kodim 0204/DS berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba, yang merupakan musuh bersama. Tindakan tegas ini perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tegas Dandim.
Pemeriksaan Kendaraan dan Apel Cuti Lebaran
Selain memberikan penghargaan, Letkol Arh Agung Pujiantoro juga melakukan pemeriksaan kendaraan yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Kodim. Kegiatan ini dilakukan menjelang cuti lebaran, sebagai langkah antisipasi untuk mencegah pelanggaran yang mungkin terjadi.
Apel cuti lebaran juga menjadi agenda penting dalam rangka menjaga koordinasi dan komunikasi antar prajurit. Dalam momen ini, Dandim mengingatkan kembali akan tanggung jawab masing-masing selama menjalani cuti. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan harus tetap dijunjung tinggi, meskipun dalam suasana libur.
Kesadaran dan Tanggung Jawab Bersama
Upacara bendera 17-an kali ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi setiap prajurit dan ASN. Kesadaran akan tanggung jawab sebagai penjaga keamanan negara harus senantiasa ada di dalam diri setiap individu. Dengan adanya dukungan dari masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif.
Letkol Arh Agung Pujiantoro menekankan bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak lepas dari kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat. Setiap elemen harus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam menghadapi tantangan seperti peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
Pentingnya Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi fondasi dalam menjalankan tugas. Dandim berharap agar seluruh prajurit dapat terus membangun hubungan baik dengan masyarakat, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan saling mendukung. Dalam setiap tindakan, TNI harus menjadi contoh yang baik dan mampu memberikan inspirasi bagi masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. Mari kita berkolaborasi dan bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat,” tutupnya dengan optimis.
➡️ Baca Juga: Kapolres Serang Tinjau Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2026 Bersama Irwasda Polda Banten
➡️ Baca Juga: Menteri Pertanian Dorong Digitalisasi Sistem Distribusi Pangan
