
Presiden Prabowo Subianto membuka peluang untuk menempatkan utusan khusus presiden di setiap BUMN. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengawasan terhadap perusahaan pelat merah. Inisiatif tersebut disampaikan Prabowo dalam acara peringatan hari ulang tahun pertama Danantara Indonesia.
Utusan Khusus Presiden di BUMN: Sebuah Inisiatif Baru
Prabowo meyakinkan bahwa sudah ada beberapa utusan khusus presiden yang ditunjuk, dan berencana untuk menambahnya di setiap BUMN yang dikelola. Penunjukan utusan khusus bukanlah hal baru di lingkungan pemerintahan. Contoh penunjukan tersebut adalah Raffi Ahmad yang ditunjuk sebagai utusan khusus presiden bidang pembinaan generasi muda dan pekerja seni.
Menurut Prabowo, pengawasan terhadap BUMN adalah hal penting mengingat perusahaan negara memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. “BUMN itu ibarat darah bangsa Indonesia. Jadi harus kita jaga agar tidak terjadi kebocoran,” ujarnya.
Pengawasan Lembaga Pengelola Investasi Negara
Prabowo juga menyinggung Badan Pengelola Investasi Danantara, lembaga pengelola investasi negara, yang saat ini telah menjadi salah satu institusi yang paling diawasi. Danantara memiliki dewan pengawas yang terdiri dari para menteri koordinator dan pengawasan juga dilakukan oleh sejumlah lembaga negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Kejaksaan, polisi, Panglima TNI ikut mengawasi,” tambah Prabowo.
Kriteria dan Jumlah Utusan Khusus di BUMN
Walau demikian, Prabowo belum menjelaskan secara rinci mengenai kriteria dan jumlah utusan khusus yang akan ditempatkan di setiap BUMN. Selama ini, pemerintah melalui kementerian terkait telah menempatkan sejumlah pejabat negara sebagai komisaris di berbagai BUMN. Bahkan, beberapa personel TNI juga menempati posisi komisaris di beberapa perusahaan pelat merah.
Sejumlah pejabat di kementerian, lembaga negara, hingga BUMN yang memiliki latar belakang pendidikan atau pengalaman militer. Beberapa di antaranya masih berstatus perwira aktif, sementara lainnya telah memasuki masa purnawirawan.
➡️ Baca Juga: BMKG Pasang 50 Sensor Gempa Baru di Sumatera
➡️ Baca Juga: 7 Setting BIOS “Hidden” yang Potong 50W Daya Tanpa Drop FPS




