Wagub Kalteng Luncurkan Aplikasi E-Pahari dan EDC Bank Kalteng untuk Mendorong Digitalisasi Transaksi di Daerah

Baru-baru ini, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, memberikan pengumuman penting terkait digitalisasi sistem transaksi di provinsi tersebut. Pada sebuah acara koordinasi dan kick off Mini Championship tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 yang diadakan di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Edy memperkenalkan aplikasi E-PAHARI dan layanan Electronic Data Capture (EDC) Bank Kalteng.
Digitalisasi Sistem Transaksi
Dalam acara tersebut, Edy menekankan pentingnya digitalisasi sistem pembayaran untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi transaksi keuangan di lingkungan pemerintahan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong percepatan digitalisasi.
Komitmen Bank Indonesia
Yuliansah Andrias, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, juga hadir dalam acara tersebut. Ia menekankan komitmen Bank Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Dalam kerangka TP2DD, Bank Indonesia memiliki empat peran utama, yakni sebagai advisor kebijakan, fasilitator sinergi lintas instansi, pelaksana monitoring dan evaluasi, serta penggerak capacity building dan literasi.
Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah
Yuliansah juga berbicara tentang Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan evaluasi resmi pada semester II tahun 2025, IETPD Provinsi Kalimantan Tengah telah mencapai angka 86,8 persen dengan status Digital, yang berarti seluruh pemerintah daerah di wilayah tersebut telah berada pada tahap digital dalam pengelolaan transaksi keuangan daerah.
Penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD)
Namun, penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) saat ini hanya dimanfaatkan oleh 15 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal ini menunjukkan tantangan dalam memastikan sistem yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh perangkat daerah.
Peluncuran Aplikasi E-Pahari
Untuk menjawab tantangan ini, pemerintah daerah meluncurkan inovasi E-PAHARI. Aplikasi ini diharapkan menjadi solusi yang mampu memberikan kemudahan dan efisiensi dalam melakukan transaksi, serta mendorong digitalisasi di daerah. Aplikasi ini mengintegrasikan layanan Samsat, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dan PT Jasa Raharja.
Manfaat Aplikasi E-Pahari
Dengan aplikasi ini, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dapat dilakukan melalui kanal digital, yang diharapkan dapat meningkatkan kemudahan layanan bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah.
Apresiasi dari Wakil Gubernur
Wakil Gubernur Edy Pratowo memberikan apresiasi atas inovasi digital ini. Ia menganggap aplikasi E-PAHARI sebagai langkah konkret pemerintah dalam memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Ia juga menyambut baik hadirnya E-PAHARI sebagai solusi yang memudahkan masyarakat untuk membayar pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor melalui kanal digital, tanpa perlu datang ke kantor Samsat dan mengantre.
Harapan Pemerintah Daerah
Dengan adanya layanan digital ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam mengakses layanan pembayaran pajak. Selain itu, ini juga diharapkan dapat mendorong percepatan transformasi digital di Kalimantan Tengah.
➡️ Baca Juga: Lion Air Uji Coba Rute Baru Surabaya–Ho Chi Minh
➡️ Baca Juga: Memanfaatkan Sastra Digital untuk Generasi Muda di Era Modern
