— Paragraf 1 —
POSMETRO MEDAN – Duet jambret yang beraksi di Jalan Krakatau pada Minggu (15/3/226) lalu diciduk Polsek Medan Timur, satu diantaranya ditembak.
— Paragraf 2 —
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M Butarbutar, mengatakan kedua pelaku adalah M Rangga Prasetya (25) warga Jalan Denai Tegal Sari Mandala I dan Bayu Hermawan (31) warga Jalan Amal Luhur, Dwikora, Medan Helvetia.
— Paragraf 3 —
Sementara korban bernama Novita (25) warga Jalan Pala, Bandar Utama, Tebingtinggi. Saat kejadian, korban menumpang ojek online dari Deli Park menuju Jalan Cemara.
— Paragraf 4 —
“Korban ada kegiatan menuju restoran Shao Kalo di kawasan Cemara. Kemudian di Jalan Krakatau, tas miliknya ditarik salah satu pelaku hingga terjatuh. Lalu pihak keluarga membuat laporan ke kita,” jelasnya, Jumat (20/3/2026).
— Paragraf 5 —
Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Pada Rabu (18/3/2026), petugas menangkap kedua pelaku di Jalan Air Bersih Ujung, tepatnya di kos-kosan Graha Rambe Barokah.
— Paragraf 6 —
“Keduanya kita amankan saat berada di dalam satu kamar kos-kosan. Lalu kita lakukan pengembangan untuk mencari tas milik korban,” tuturnya.
— Paragraf 7 —
Saat dalam perjalanan ke polsek, tersangka Bayu berusaha melarikan diri. Petugas terpaksa menembak kaki kirinya setelah dua tembakan peringatan tak diindahkan.
— Paragraf 8 —
“Dari hasil interogasi diketahui jika Bayu merupakan eksekutor. Sementara Rangga bertugas sebagai joki,” ucapnya.
— Paragraf 9 —
Dari hasil interogasi, kedua pelaku telah membuntuti korban dari Deli Park hingga ke lokasi kejadian, tepatnya di Simpang Pasar III. Dari aksi itu, keduanya pun memperoleh satu unit iPhone XR dan iPad.
— Paragraf 10 —
“Mereka menjual hasil kejahatannya melalui marketplace seharga Rp1 juta. Keduanya membagi uang tersebut dan digunakan untuk membeli sabu dan bermain judi slot,” tuturnya.
— Paragraf 11 —
Dipastikan Agus, salah satu pelaku bernama Bayu merupakan residivis dan telah bebas Agustus 2025.
— Paragraf 12 —
“Kasusnya sama, yakni jambret. Saat ini kita masih mengembangkan kasus dengan mencari penadahnya,” ujarnya. (mis)
➡️ Baca Juga: Bobby Nasution Lepas 6.500 Peserta Mudik Gratis untuk Kurangi Kepadatan Lalu Lintas
➡️ Baca Juga: Thomas Amirico dan Gerakan Pembangunan Karakter Siswa Melalui SANLAT SMA-SMK di Lampung
